Korban Lumpur Lapindo Mengadakan Peringatan Hari Ibu


Senam Pagi

Senam Pagi

Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember menjadi momen tersendiri bagi ibu-ibu. Pada 22 Desember 2012 kemarin korban Lumpur Lapindo yang tergabung dalam Komunitas Ibu-Ibu Jimpitan yang berada di Desa Besuki mengadakan peringatan Hari Ibu di bekas jalan tol Surabaya-Gempol.  Tema dari acara ini adalah “Dengan Semangat Hari Ibu Stop Pembodohan Pembohongan Penindasan”Senam Pagi

Senam Pagi

Sangar Alfaz, sebagai penggagas acara ini mengadakan serangkaian acara dalam peringatan ini. Dimulai dari senam pagi bersama seluruh warga yang sebagian desanya telah terendam Lumpur Lapindo. Senam yang berlangsung selama satu setengah jam ini membuat desa ini kembali ramai dengan beberapa teriakan dari peserta senam mengikuti arahan instruktur.

Anak-anak Korban Lumpur Lapindo Membacakan Beberapa Puisi

Anak-anak Korban Lumpur Lapindo Membacakan Beberapa Puisi

Setelah senam pagi, beberapa anak-anak Sanggar Alfaz membaca puisi dengan tema ibu. Beberapa warga terlihat meneteskan air mata. Melihat anak mereka membacakan puisi untuknya.Isi dari puisi mereka adalah ucapan terimakasih kepada ibu.

Musik Patrol Dari Pemuda Desa

Musik Patrol Dari Pemuda Desa

 

Musik Patrol Dari Pemuda Desa

Musik Patrol Dari Pemuda Desa

Musik patrol dari pemuda desa mengiringi acara selanjutnya yaitu jalan sehat. Acara ini membuat desa kembali hidup.

Jalan Sehat

Jalan Sehat

Jalan Sehat ini dimulai dari Desa Besuki hingga Desa Dukuhsari dan kembali ke Desa Besuki. Warga yang mengikuti acara ini sebelumnya telah membeli kupon untuk diundi diakhir acara. Kupon yang disediakan Sanggar Alfaz ini dijual seharga seribu rupiah. Satu orang bisa membeli lima sampai 20 kupon.  Kupon yang dijual murah ini sengaja dilakukan agar seluruh warga bisa mengikuti undian.

Pengumpulan Kupon

Pengumpulan Kupon

Pengumpulan Kupon

Pengumpulan Kupon

Kupon yang telah dikumpulkan ini selanjutnya akan diundi untuk mendapatkan berbaagai hadiah yang telah disiapkan sebelumnya.

Berbagai Hadiah Untuk Warga

Berbagai Hadiah Untuk Warga

 

Berbagai Hadiah Untuk Warga

Berbagai Hadiah Untuk Warga

Beberapa bulan lagi momen seperti ini tidak akan bisa lagi dirasakan karena desa ini telah masuk dalam peta terdampak dan mendapatkan ganti rugi dari pemerintah. Walaupun sampai saat ini mereka baru mendapatkan 20 % namun warga masih berharap jika nanti mereka pindah mereka masih dapat mengadakan acara yang bisa mempertemukan mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: