Nggak Masuk Kuliah? Kenapa?


Oleh : Daris Ilma

Tuhan..

Terimakasih telah memberiku begitu banyak teman. Teman yang bisa membuatku merasa nyaman ketika bersamanya. Teman yang menemaniku hampir 2 tahun ini. Teman yang begitu perhatian denganku. Teman yang begitu sayang denganku. Teman yang membuatku dapat bertahan dalam situasi ini.

Hari ini aku memutuskan untuk tidak masuk kuliah karena aku belum mengerjakan seluruh tugas yang diberikan. Mungkin ini adalah alasan anak SD. Sepertinya aku sudah tidak kuat lagi dengan kondisi ini. Kondisi dimana aku menjalani hari-hari yang sama sekali tak bisa kunikmati.

Kenapa? Karena aku salah masuk jurusan.

Teman-temanlah yang membuatku dapat bertahan di jurusan ini.

Aku malu. Malu karena tak bisa menerima mata kuliah yang diberikan. Aku malu karena aku tak bisa mengerjakan tugas yang diberikan.

Nyontek?

Ya…. Banyak mahasiswa yang melakukan hal itu. Termasuk aku. Tapi sejak semester 4 ini aku memutuskan untuk mengerjakan tugas-tugas itu sendiri. Tapi apa? Tugas yang aku kerjakan selalu salah. Bahkan aku tak bisa menyelesaikan tugas-tugas itu.

Tadi temanku Avi sms

“Ris kenapa nggak masuk?”

Aku bingung mau menjawab apa.

Kalau aku jawab “aku belum ngerjain tugas vi”

Mungkin dia akan balik bertanya

“Kenapa nggak bilang? Dan bla..bla..bla”

Karena sms yang nggak aku balas dia kembali mengirim sms

“Tadi uda ngumpulin tugas belum?”

Blm aku balas. Dia kembali sms.

“Ris?”

Maafkan aku vi…

Avi.

Ya. Dialah yang selalu membantuku. Menemani dan membimbingku dengan sabar. Dia tahu kalau aku memang lemah dalam hal ini. Dia juga tahu kalau aku memang salah masuk jurusan. Tapi dia selalu memberikan semangat ketika aku mulai lemah.

Setiap ada tugas aku selalu memintanya untuk belajar bareng. terkadang aku merasa kasihan pada avi yang harus membimbingku dikit demi sedikit. Aku kasihan karena telah membuang waktunya untukku.

Tugas yang nggak aku kerjakan tadi adalah tugas fisika matematika. Kemarin memang sudah ada rencana untuk belajar bareng sama avi. Tapi entah mengapa sore hari aku memutuskan untuk mengerjakan sendiri. Hinggal pukul 23.55 aku belum juga bisa menyelesaikan tugas tersebut.

Nyontek?

Bisa saja. Banyak koq temen-temen yang nyontek 2 jam sebelum tugas dikumpulkan. Tapi aku ingin bisa. Harus bisa.

Tuhan..

Bangkit dari keterpurukan ini kenapa sangat susah?

Ada saja alas an yang kubuat sendiri

Capek, ngantuk, mau nonton film dulu, mau main game dulu, mau online dulu dan segudang alasan yang membuatku semakin terpuruk.

Aku tahu itu. Aku sadar.

Tuhan..

Aku tau kalau engkau tak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tak  berusaha untuk mengubahnya sendiri.

Tuhan..

Aku ingin bangkit.

Aku ingin bisa menyelesaikan studiku ini.

Karena jika aku memilih mundur dan kembali daftar masuk Perguruan Tinggi sia-sia perjuanganku selama 2 tahun ini.

Aku harus bisa.

Aku harus menyelesaikan studi ini maksimal 4 tahun. Karena aku ingin melanjutkan studiku tapi di bidang jurnalis. Aku ingin segera keluar dari sangkar ini.

Terimkasih Tuhan. Terimakasih teman.

7 Komentar (+add yours?)

  1. afi..
    Mei 03, 2012 @ 23:02:19

    q tidak pernah merasa membuang waktuq sia2,, justru ketika aku bisa membantu temanku itulah baru bisa q dikatakan ‘berguna’
    jangan pernah anggap temanmu ini orang lain…
    ketika kamu bisa berbagi senyum dengan kami,,kenapa tidak juga kamu bisa membagi susahmu pada kami.
    kita disini berjuang bersama ris,,, jangan pernah kamu mengganggap kamu berjalan sendiri di tengah gelap gulitanya malam,,, tetapi kita ada disampingmu dan mengulurkan tangannya untuk kau gandeng dan bersama kita bisa mencapai cahaya yang terang yang kita impikan,,,
    semangat sahabat,,kita sayang padamu jangan pernah menganggap kami orang lain ya,,🙂🙂🙂

    Balas

  2. catatandaris
    Sep 01, 2012 @ 14:09:19

    trimakasih avi…🙂

    Balas

  3. Arman
    Nov 05, 2012 @ 11:15:30

    Wah ini saya banget, saya juga merasa demikian, “merasa salah jurusan”. Saya pernah menghadapi UTS, di mata kuliah tersebut saya ga bisa jawab soal-soal sama sekali, karena pada saat itu matkulnya berupa ujian praktek. Saya merasa minder sama temen-temen karena mereka bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan walaupun mereka menyontek. tapi saya ga ngikutin jejak mereka dan berusaha menjawab soal sendiri. Tapi hasilnya apa? pada saat jam ujian berakhir saya ga bisa jawab apa-apa.

    Semoga Allah punya rencana baik di balik itu semua !

    Balas

    • catatandaris
      Nov 09, 2012 @ 18:53:38

      aaminn….. nilai yang kita dapat dari hasil kita sendiri lebih baik daripada nilai yang kita dapat hasil nyontek yang menjadikan diri plagiat secara tidak sadar.😀

      Balas

  4. bayu
    Des 04, 2012 @ 07:29:14

    Sama aku juga ngerasain hal itu mbak pusing mau udahin kuliah tapi bingung orang tua juga sedih low gak lulus saya juga bnyak pelajaran yang ngulang bikin streesss juga Nih mau keluar dari kampus adja kali ya udah pusing gak kuat jugaaa

    Balas

  5. bayu
    Des 04, 2012 @ 07:29:50

    tolong diberi tanggapan dan minta solusi kalau ada thankks

    Balas

    • catatandaris
      Jan 02, 2013 @ 23:16:16

      maaaf baru bisa membalas.
      setelah berbicara dengan kedua orang tua dan konsultasi ke dosen bahkan wakil dekan akhirnya saya memutuskan untuk pindah ke jurusan yang saya yakin bisa membantu mengembangkan kemampuan saya yaitu Komunikasi. orang tua pada awalnya kurang setuju. sayaberusaha meyakinkan mereka bahwa saya akan lebih berkebang dan lebih nyaman jika saya pindah ke komunikasi
      Masalah kita sama mas. hanya saja solusinya mungkin berbeda. itu solusi saya stelah melewati beberapa proses. semangat mas.. pasti akan ada jalan terbaikbuat anda. 🙂

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: