Tertipu


Rumahku adalah surgaku
Kampungku adalah ruang bermainku
Disana kami bersukaria
Petanipun bahagia

Tapi kini semua tinggal cerita
Kau tipu aku dengan pembangunan
Dan pondasi bangunan itu adalah deritaku

Kini tak ada lagi surga
Tak ada lagi tempat bermain
Tak ada lagi panen padi
Tak ada lagi ruang untuk bernafas lega

Wahai orang kaya serakah
Wahai penguasa durjana
Jangan salahkan jika kami melawan
Karena kau!
Yang mengusik merusak dan menghancurkan mimpiku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: