Malam Tanpa Bintang


Waktu malam tiba
Ku torehkan wajah ke atas sana
Tak ada bulan maupun bintang
Gelap gulita

Malam kedua tiba
Ku torehkan lagi wajahku ke atas sana
Tak ku lihat apa-apa
Hanya sinar lampu yang menerangi
Malam ketiga pun tiba
Lagi-lagi Ku torehkan wajahku ke atas sana
Baru ku lihat ada bulan dan bintang
Yang rukun menyinari bumi

Mengapa kau baru menampakkan diri?
Apa yang terjadi?
Akankah langit gelap selamanya?
Atau terang hanya pada waktunya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: