Kematian

Terbangun tiada arti
Ku kira ku tlah mati
Tapi tidak!
Tuhan masih memberikan jejak

Ini yang tak ku inginkan
Terjadinya perselisihan
Yang membuatku tersiksa
Entah salah siapa

Tuhan
Bawalah aku pergi
Jauh
Hingga tiada yang tahu

Aku ingn bebas
Ingin ku akhiri hidup ini
Yang kian lama semakin redup
Tapi aku tak bisa

Apakah aku takut akan kematian?
Dengan dosa yang masih terbeban
Ataukah ku masih ingin hidup?
Dengan kehampaan yang kian dalam

Tentang catatandaris

menulis adalah temanku semenjak kecil.kita diajarkan oleh bunda untuk menulis huruf dan angka. ingin kupersembahkan sebuah tulisan terindah untuk bunda tersayang. ayah mengajarkan pada kita bagaimana kerasnya kehidupan. ayah segalanya bagiku dan beliau sosok inspirasiku. adik mengajarkan kita untuk tak lupa tersenyum dengan tingkah lakunya. ia pula yang mengajariku untuk menjadi kakak yang sabar dan menjadi sosok pelindung. mereka adalah sumber kehidupanku.

Posted on Januari 1, 2012, in Puisi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Biar tuhan menenentukan segalanya. Sabar dan bertaqwa .Ubatilah hatimu dengan iman.pasti dirimu akan mendapat kelebihan,kebahagiaan dan kemulian yg orang lain tak akan dapat merasai, insya allah.

    • :)
      smoga iman ini terus tumbuh di dalam diri yang penuh kekurangan ini.. aamiin

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.